Minggu, 18 Januari 2015

MEMILIH SEKOLAH BERMUTU



MEMILIH SEKOLAH BERMUTU
Di Surabaya saat ini, mencari sekolah yang siap mencetak generasi penerus sesuai dengan ke inginan orang tua ternyata gampang-gampang susah sering kali, sekolah yang kita minati masih belum sesuai dengan yang kita harapkan, padahal kebutuhan pendidikan untuk generasi penerus merupakan kebutuhan primer yang tidak dapat dibuat main-main.
Bila saat ini, orang tua siswa berencana mencari sekolah yang sesuai dengan kebutuhan. Maka SMA, SMK. SMP Wijaya Putra  Surabaya, yang dikembangkan dibawah naungan Perkumpulan Pengelola Pendidikan Bina Insan Mandiri dapat dijadikan pilihan utama. Karena seluruh sekolah yang dikelola P-3 BIM mempunyai keunggulan-keunggulan dibandingkan dengan sekolah-sekolah lain, diantaranya :
1.      Menjalankan Program dengan sistem Full Day School.
Di SMA Wijaya putra mempunyai tujuan untuk menghasilkan manusia terdidik yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berpengetahuan, berketrampilan, berkepribadian serta bertanggung jawab, sehingga mampu bersaing dalam era globalisasi yang dititikberatkan pada IPTEK dan IMTAQ.

2.      Kurikulum yang diajarkan menggunakan sistem KBK ( kurikulum berbasis kopetensi ). Dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan. SMA , SMK, SMP Wijaya Putra  Surabaya menyelenggarakan KBM yang bertitik tolak pada kopetensi yang dimiliki siswa.

3.      Sistem pembelajaran dilaksanakan di dalam dan di luar kelas.
Pembelajaran dilaksanakan di dalam dan di luar kelas, diskusi serta praktek di laboratarium dengan pendekatan belajar yang aktif, efektif menyenangkan dan mencerahkan agar siswa tidak merasa bosan serta jenuh dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.tugas-tugas yang diberikan guru dikerjakan dan diselesaikan di sekolah, sehingga siswa di rumah mengembangkan ketrampilan yang dimiliki.

4.      Pendidikan Budi Pekerti
1.      SMA, SMK, SMP Wijaya Putra menerapkan Program Pendidikan Budi Pekerti juga menerapkan salam, salim, senyum, sopan, santun ( 5 S ) untuk menuju pelanyanan prima terhadap guru dan siswa bahkan terhadap wali murid serta terhadap seluruh komponen yang terkait, kami selalu bekerja sama dan mengedepankan kekeluargaan menuju keharmonisan 
2.      Dalam melaksanakan pendidikannya berupanya dapat menghasilkan manusia seutuhnya, yakni manusia-manusia yang memiliki kemampuan intelektualitas tinggi dan berbudi pekerti yang baik
3.      Untuk mencapai tujuan pendidikan ini, sekolah-sekolah Wijaya Putra disamping menjalankan pembelajaran berdasarkan kurikulum akademik sebagaimana yang ditentukan dalam kurikulum nasional,juga melaksanakan pendidikan budi pekerti berdasarkan berbagai teori atau konsep pembentukan kepribadian peserta didik.
4.      Berdasarkan teori atau konsep pendidikan budi pekerti, pendidikan budi pekerti yang tepat dilaksanakan melalui pembentukan dan pengembangan perilaku ( tindakan nyata ) peserta didik. Dengan pembentukan dan pengembanganperilaku peserta didik, terciptalah moral, karakter, atau akhlak yang baik bagi peserta didik. Terhadap teori atau konsep tentang pendidikan budi pekerti, oleh masyarakat sekolah Wijaya Putra dipahami dengan persepsi dan kerangka berpikir yang sama, yakni berdasarkan prinsip-prinsip pendidikan budi pekerti secara komprehensip, implementatif (dilaksanaka dalam kehidupan sehari-hari ), serta dengan prinsip keteladanan.
5.      Pendidikan budi pekerti tidak lain adalah suatu proses, dan oleh karena itu, pendidikan budi pekerti sudah barang tentu sangat tidak mungkin dilaksanakan dalam waktu yang amat singkat. Pelaksanaan Pendidikan budi pekerti di sekolah-sekolah Wijaya Putra, dilaksanakan secara berkelanjutan selama peserta didik menempuh pendidikan di sekolah. Di samping melaksanakannya diintegrasikan kedalam pembelajaran setiap mata pelajaran, pendidikan budi pekerti di sekolah-sekolah Wijaya Putra telah dilaksanakan secara terpadu, melibatkan semua komponen masyarakat sekolah, dan dikoordinasi oleh pusat PBP.
6.      Dengan pelaksanaan pendidikan budi pekerti tersebut, agar dalam diri setiap peserta didik terinternalisasi sikap dan perilaku dapat dipercaya, bertanggung jawab, menghormati sesama, memiliki kepedulian yang tinggi, sportif, serta dapat menjadi warga Negara yang baik.
                                                                                                                                                                      

Dari keunggulan-keunggulan yang ditawarkan oleh P-3  BIM di atas, sepatutnya kita mengetahui bahwa suatu keberhasilan dari proses belajar  mengajar akan dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan bila ditunjang oleh beberapa faktor dibawah ini :
1.      Kesadaran Masyarakat
Masyarakat yang sadar akan pendidikan akan memprioritaskan sekolah yang berkualitas  dari pada biaya yang mereka keluarkan, karena dalam pendidikan tidaklah mungkin dapat diulang kembali dalam waktu yang bersamaan.


2.      Peralatan dan Fasilitas.
Peralatan dan fasilitas yang tersedia di lingkungan P-3 BIM sudah cukup memadai dan bahkan bila dibandingkan sekolah yang ada dilingkungannya peralatan dan fasilitasnya sangat memadai


3.      Tenaga Ahli dan Guru Pengajar
Tenaga ahli dan guru pengajar sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing dan sudah bersertifikasi serta minimal lulusan S1.

4.      Kurikulum.
Kurikulum menggunakan KBK ( Kurikulum Berbasis Kompetensi ) dan menyelenggarakan Full Day School ( sekolah penuh hari ).

5.      Biaya Pendidikan.
Bila dibandingkan dengan sekolah lain yang menyelenggarakan pola dan sistem pendidikan yang sama  ( full Day School ), maka biaya pendidikan yang dikelola P-3 BIM terbilang cukup murah.

6.      Transportasi dan Komonikasi.
Letak sekolah yang mudah dijangkau oleh alat transportasi membuat siswa tenang dalam berprestasi.

      kami berharap agar pemerintah kota surabaya dan Dinas terkait bersama masyarakat dapat mendukung semua program Sekolah-sekolah Wijaya Putra untuk mencapai prestasi disegala bidang sehingga dapat mewujudkan mutu dan kuwalitas pendidikan yang sesuai harapan masyarakat, menuju pendidikan Surabaya lebih baik.
            Dari uraian tersebut, sepatutnya kita sebagai orang tua mengetahui dan tidak perlu ragu lagi untuk memilih lembaga pendidikan yang ada dibawah lingkungan P-3 BIM sebagai alternatif utama.
                                                                                                                                
                                                                                                                  Koordinator BK
                                                                                 Sekolah-Sekolah Wijaya Putra

                                                                                                                  Kumiyati, S.Pd


KEJUARAAN  NASIONAL SMA WIJAYA PUTRA











GURU SEKOLAH – SEKOLAH WIJAYA PUTRA SURABAYA

















Rabu, 18 Desember 2013

UPAYA MENINGKATKAN PERILAKU SISWA YANG BAIK MELALUI PENDIDIKAN AGAMA







UPAYA MENINGKATKAN PERILAKU SISWA YANG BAIK MELALUI PENDIDIKAN AGAMA
Memahami akan Undang-Undang no. 20 tahun 2003, tentang sistem pendidikan nasional : pendidikan adalah sadar dan terencana untuk mewujudkan pembelajaran yang aktif dimana peserta didik dapat mengembangkan prestasi diri dan memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta ketrampilan yang dibutuhkan baik bagi dirinya, maupun bangsa, dan negara. Dari pengertian diatas, maka diharapkan adanya interaksi yang baik antara pengajar dan peserta didik dalam proses pembelajaran sehingga menghasilkan siswa yang kompeten dan termotivasi untuk selalu belajar mengembangkan diri serta memiliki moralitas yang tinggi. Juga memahami kondisi siswa atau peserta didik yang berusia remaja, dimana pada masa tersebut mereka memulai pembentukan identitas. Pada masa inilah terjadi proses pencarian dan pemantapan sifat serta kebiasaan yang akan terjadi ciri khas seseorang dan dipertahankan sampai sisa hidupnya. Identitas atau jati diri remaja banyak dipengaruhi oleh karakter yang dimiliki. Lingkungan yang buruk akan membentuk karakter yang buruk. Adapun pembentukan karakter dipengaruhi oleh orang tua, lingkungan dan norma-norma. Banyak remaja tidak dapat menangkal atau menolak pengaruh yang buruk, sebab mereka tidak memiliki karakter yang kuat

Selasa, 26 November 2013

PENTINGNYA KASIH SAYANG ORANG TUA TERHADAP ANAKNYA



Sebagai orang tua mempunyai sebuah tanggung jawab yang sangat besar sekali terhadap putra dan putrinya dalam membentuk karakter dan kepribadian yang berkualitas, menuju keberhasilan keluarga dan masyarakat, hal tersebut dapat dimulai dengan cara mendidik anak mulai kecil hingga dewasa yang paling mendasar ialah pendidikan anak dalam kehidupan sehar-harinya harus mendapatkan perhatian dan perlakuan orang tua yang ekstra hati-hati penuh kasih sayang dengan melatih anak untuk dapat membiasakan berbuat ( berperilaku yang positif ) selalu memberikan contoh yang terbaik terhadap anaknya, lebih-lebih ketika anak tersebut menginjak dewasa orang tua wajib mewaspadai dan mengontrol semua perilaku anak, serta orang tua wajib mengarahkannya termasuk masalah pergaulan sehari-hari di luar maupun di dalam sekolah bahkan saat di rumah dengan sesama temannya apalagi lain jenis. Sebagai orang tua wajib mensosialisasikan kepada anaknya tentang semua perilaku yang baik akan menghasilkan sebuah kebaikan, kemanfaatan bagi dirinya dan lingkungan sebaliknya sebuah perilaku yang buruk akan berakibat fatal mendatangkan malapetaka dan kerugian serta kegagalan bagi dirinya maupun orang lain dengan mengedepankan pendidikan berkarakter serta memberikan contoh